Ngentot Sama Pramugari Cantik


Salam Cerita Seks ini merupakan kisah nyata yang di alami oleh salah seorang sahabat aku. cerita ngentot memek pramugari atau cerita dewasa pemerkosaan ,Kisah nyata ngentotin pramugari saat terbang ke medan – Jam menunjukkan 16.20 PM tagl 8 september 2017 ketika aku tiba di bandara Soekarno-Hatta, aku akan melakukan perjalanan ke Medan dengan rekan kerjaku Puspo, ketika aku hubungi ke hp nya Puspo masih di tol bandara, flight kami pukul 17.45, masih cukup waktu utk cek in. Aku ada cerita ngesex menarik untuk pecinta Cerita Seks indo, begini kisahnya. 

Jam 17.45 kami berjalan menuju pesawat utk boarding, seperti biasa ketika memasuki pintu pesawat semua penumpang disambut oleh pramugari yang ramah menyapa semua penumpang Ssssttt bagus tuh pramugarinya kata Puspo padaku Yoi man kataku sekilas kulirik name tag-nya ehmmm Siska, namanya tinggi kira2 167 postur tubuhnya nyaris sempurna kulit bersih seperti bintang iklan PONDS, sambil menatapku dia bertanya seat brp mas? seat 3 C&D kataku Ohh bisnis class mas – silahkan katanya lagi.Salam Poker Situs Poker Online Deposit 10 Ribu

Ketika pesawat sdh mengudara aku menuju toilet di belakang cockpit. aku menoleh kekanan disitu ada Siska dan temannya yg aku blm tau namanya Siska sedang berjongkok mengambil sesuatu dari laci dan terlihat pahanya yang mulus putih kulitnya lembut pastinya tanpa cela licin dia menoleh kearahku dan tersenyum aku tatap matanya dan akupun tersenyum sambil berlalu menuju toilet tatapanku hanya pada matanya saja tadi wkt pahanya terlihat dia blm tau ada aku disitu jadi dg “gentleman” tatapanku hanya pada mata saja hahaha.
Sekeluar dari toilet Siska msh disitu ini peluang pikirku segera aku hampiri dia Siska sdh lama di perusahaan ini kataku basa-basi Baru mau dua tahun mas eeeh kok tau namaku katanya Loh name tag kamu itu kataku. Ehh iya katanya dg senyum manis dan sedikit manja Di Medan nginap dimana? kataku di Grand Angkasa mas dimana katanya Eeehh sama dong aku duduk lagi yah kataku 

Jam 20.10 pesawat mendarat di bandara Polonia ketika akan keluar dari pesawat aku sapa Siska Sampe ketemu yah Iyaa mas, terima kasih katanya. 
Setiba di hotel kami cek in dan menempati kamar yang berbeda dan dilantai yang berlainan pula. Sesudah membersihkan diri kami keluar dari hotel dengan menggunakan rental car melihat-lihat kota dan cari makanan ini adalah pertama kalinya aku ke Medan.
Jam sdh menunjukkan 23.40 kami kembali ke hotel, setibanya di lobi Puspo mengajakku ke basement Disitu ada cafenya kata receptionist hotel katanya Boleh kataku. tetapi ketika kulihat kearah kiri ternyata ada Siska sedang duduk di coffee shop lobby Pus loe duluan deh kataku sambil menunjuk ke arah Siska Hmmmm ok dehgumam Puspo sambil menunjukan jari tengahnya Who knows kataku sambil tertawa kecil. 

Kuhampiri Siska, dia sedang duduk termenung, didepannya ada secangkir kopi dengan pot nya dan gula rendah kalori sedangkan dibibirnya menyelip sebatang rokok “Marlboro Light” Hei kok sendiri tegurku padanya dia melihat kearahku dengan terkejut Eeehhh mas kaget aku katanya Ohhh sorry deh kataku Gak apa kok katanya Boleh duduk kataku Please katanya menyilahkan, malam ini dia memakai celana jins ketat dan kaos ketat juga sehingga bentuk tubuhnya yang indah terlihat dengan jelas, rambut agak coklat-merah tembaga sebahu. Poker Online Uang Asli
Tadi blm dijawab kataku OOhhh iya sendiri katanya Yang lain mana kataku Aku sebel katanya tanpa menjawab pertanyaanku aku agak ribut dg Lia room mate ku katanya Boleh tau kenapa kataku Biasa lah jealous gak jelas gitu mas katanya Makanya kalo jadi orang jangan cantik-cantik amat kataku Iiihhh si mas katanya. +

Siska dari pada kamu BT disini kita ke cafe bawah yuk ajakku Saya sdh bbrp kali kesitu tapi ayo deh maskatanya segera aku panggil waiter coffee shop Bill nya yah kataku bill itu semua kumasukkan ke bill room aku.
Kami beranjak dan berjalan kearah kiri ruang receptionis lalu berbelok kekiri sambil menuruni tangga menuju cafe yang aku lupa namanya, entah sekarang msh ada atau tidak.
Suasana cafe agak gelap tapi tdk segelap diskotik Puspo rupanya sdh mendapatkan pasangannya aku lihat dia sedang asik dengan seorang gadis yg ber-rok mini dan pakai tank top merah wah pikirku lumayan tuh si Puspo.Kami memilih duduk di sofa kira-kira 5 m dari pintu masuk, sofa ini memang utk dua orang aku memesan chivas regal kepada waiter sedangkan Siska memesan red wines Siska kamu kok kayaknya lelah kataku sambil mengusap rambut Gak sih katanya sambil menyibakkan tanganku tetapi sejurus kemudian ternyata dia malah memegang tanganku dan bersandar di bahu kananku ketika aku menoleh kearah kanan secara tak sengaja kening kirinya tersentuh bibirku satu detik dia menoleh kearah kiri sehingga jarak bibir kami hanya 2 mili hembusan nafasnya yg beraroma wine tercium olehku dan membangkitkan nafsu birahiku aku paham kemauan-nya kulekatkan bibirku dibibirnya perlahan seolah meminta izin seperti yg sdh kuduga dia menyambut dengan bibirku dengan lembut. kami berciuman dengan lembut dan romantis.. ini saatnya. aku masukkan lidahku ke rongga mulutnya dan disambutnya dengan sapuan lidah yang makin menaikkan gairah lelakiku. sontak saja penisku mengeras dan hampir berontak didalam celana jins ku. Emmmm kamu tidur dimana kataku sambil melepaskan ciuman sesaat Aku males dikamarku katanya.. Aaaaahhh aku paham sekali arah kata-katanya itu. Ya udah aku juga udah ngantuk kataku.
Setiba dikamarku kami tidak membuang waktu lagi segera kupeluk dia ari belakang dan kuciumi tengkuk dan lehernya sambil kuraba payudaranya Ahhhhh.. ehmmmmm. dia mendesah. Penisku yg sdh mengeras dan masih terbungkus celana menempel rapat dipantatnya Siska menggoyang-goyangkan pantatnya menggoda penisku Aku tarik kaos ketatnya sehingga tinggal BH saja sekarang kuciumi lagi bahu, tengkuk lehernya dan sejurus kemudian BHnya sdh aku lepaskan. .dia menghadap kearahku sambil juga menarik kaos polo shirtku sehingga kami bertelanjang dada bersama kutatap gundukkan daging indah didadanya yang masih sangat kencang dg puting berwarna pink dia memekik kecil Uhhh mas berbulu dadamu katanya. Kurebahkan dia di ranjang dengan masih mengenakan celana panjang jins nya kugigit. .hisap jilat putingnya. Siska mendesah Uuukkkkkhhhhh maaasss nikmaaaattt katanya sambil tangannya mengelus dan mencubit kecil punggungku detik itu aku sempat berpikir bahwa tak pernah kusangka bhw tadi siang dia melayaniku di pesawat sekarang kami bercumbu aaahhh nasiiib.

Sesudah puas menjilati dan menghisap puting susunya. aku arahkan tanganku ke bagian depan celananya dan membuka celana itu. di angkatnya pantatnya utk memudahkanku melepaskannya. sambil tanganya menggapai ikat pinggangku. sekarang hanya tinggal cd nya saja dibaliknya kulihat rambut vagina yang rapi tak tahan segara aku tarik cd nya kubenamkan wajahku diselangkangannya. kujilati bibir vaginanya dia mendesah Eeeehhhhmmmm Aaaakkkkkhhhh lalu kuarahkan lidahku ke klitorisnya kujilati. dan kemudian kuhisap lembut klitorisnya sehingga tubuh Siska mengangkat kenikmatan Mas mas sini maaasss katanya aku tau maksudnya bahwa dia pun ingin memuaskan aku dengan mencumbu penisku kuubah posisi sehingga kami menjadi posisi 69 Ooooh honey i loved it katanya sambil menjilati dan kemudian menghisap penisku Aaahhh punya kamu wangi sayaaanng kataku padanya.
Entah berapa lama kami saling menjilat dan menghisap. hingga akhirnya. Ooohhh maaassss pls fuck meeee kata Siska Yes baby kataku sambil perlahan merubah posisi aku diatas danSiska dibawah missionaries aku masih belum puas. kuciumi ketiak nya ahhh wangiiii. Oooooohhhhh mas mas please entot aku masss katanya Aku mau penis masss nancap di memekku katanya mulai vulgar dan memegang penisku yg diarahkannya ke mulut vagina nya. .pun aku sdh tak tahan ingin segera merasakan kenikmatan liang senggama Siska kuturuti maunya Siska kepala penisku kutempelkan di mulut vaginanya tapi tubuhku masih kutahan Siska mengangkat tubuhnya keatas tidak sabar ingin segera aku menancapkan penisku ke vaginanya. sambil berkata Sayyaaang jangan siksaaa aku donk dengan tatapan memohon spy aku segera menancapkan penisku di vaginanya. timbul juga rasa ibaku padanya dan juga gejolak nafsuku yang sdh ingin merasakan memeknya yg sdh basah itu. dua detik kutekan penisku kearah vaginanya kepala penisku masuk agak susah aaaahhh rupanya masih rapat..pikirku Domino Qiuqiu Online
Siska merengkuh pantatku dan menekannya kearah tubuh nya agak kutahan penisku masuk 1/4 nya. sayaaaaang tekaaaannnn ak..aku mau katanya, rasa perikemanusiaanku timbul lagi kulemaskan tubuhku sambil menekan kebawah dan bllessssss penisku habis ditelan oleh vagina Siska. turun naik turun naik. aku kocok lembut dan kadang sedikit kasar dan juga kasar Siska terbeliak. merasakan kenikmatan yg katanya belum pernah dia alami. sekitar setengah jam kami bergumul dan berganti posisi dari missionaris, doggy, WOT memek Siska sungguh nikmat yg menurutnya dia ikut senam aerobic dan BL di wkt senggangnya bila tdk terbang ah pantas saja memek ini nikmat pikirku Aaaakkkhhhhh sayaaaang aku mau keluar erangku.. OOhhhh aku jg yaannngg katanya hanya 3 menit setelah itu hampir bersamaan kami memuncratkan cairan kenikmatan aaaaahhhh sayaaaanng kamu hebat hampir bersamaan kami mengatakannya, kami tertidur bersama selama 2 jam.
Jam 5 pagi Siska beranjak kekamarnya mau tugas terbang lagi katanya aku ke jakarta trs balikpapan sayaaaang katanya, tak lupa dia berikan no hp nya 08116302xx, mas aku nanti 2 mg lg cuti kemana yg enak? katanya terserah kamu kataku, aku jg ambil cuti deh kataku sambil kucium bibirnya i want you katanya.

Daftarkan diri anda di SalamPoker Situs Poker Online Terbaik dan Terpercaya Minimal Deposit Hanya 10rb dan Nikmati Bonus yang tersedia di SalamPoker


Cerita Dewasa Habis Gelap Terbitlah Terang

Cerita Dewasa Habis Terang Terbitlah Terang

CERITA BOKEP - Aku masih ingat pada waktu itu, aku mengantarkan adik iparku mengikuti test di sebuah perusahaan di Surabaya. Pada saat adik iparku sebut saja Novi memasuki ruangan test di perusahaan tersebut, aku dengan setia menunggu di ruang lobi perusahaan tersebut. Satu setengah jam sudah aku menunggu selesainya Novi mengerjakan test tersebut hingga jam menunjukkan pukul 11 siang, Novi mulai keluar dari ruangan dan menuju lobi. Aku tanya apakah Novi bisa menjawab semua pertanyaan, dia menjawab, Bisa Mas..
Kalau begitu mari kita pulang pintaku. E.. sebelum pulang kita makan dulu, kamu kan lapar Novi. Kemudian Novi menggangguk. Setelah beberapa saat Novi merasa badannya agak lemas, dia bilang, Mas mungkin aku masuk angin nich, habis aku kecapekan belajar sih tadi malam. Aku bingung harus berbuat apa, lantas aku tanya biasanya diapakan atau minum obat apa, lantas dia bilang, Biasanya dikerokin Mas.. Wah.. gimana yach.. kataku. Oke kalau begitu sekarang kita cari losmen yach untuk ngerokin kamu.. Novi hanya mengangguk saja. Poker IDN Play
Lantas aku dan Novi mencari losmen sambil membeli minyak kayu putih untuk kerokan. Kebetulan ada losmen sederhana, itulah yang kupilih. Setelah pesan kamar, aku dan Novi masuk ke kamar 11 di ruang atas. Terus gimana cara Mas untuk ngerokin kamu Nov, tanyaku. Tanpa malumalu dia lantas tiduran di kasur, sebab si Novi sudah menganggapku seperti kakak kandungnya. Aku pun segera menghampirinya. Sini dong, Mas kerokin.. Dan astaga si Novi buka bajunya, yang kelihatan BHnya saja, jelas kelihatan putih dan payudaranya padat berisi. Lantas si Novi tengkurap dan aku mulai untuk menggosokkan minyak kayu puih ke punggungnya dan mulai mengeroki punggungnya.
Hanya beberapa kerokan saja.. Novi bilang, Entar Mas.. BHku aku lepas sekalian yach.. entar mengganggu Mas ngerokin aku. Dan aku terbelalak.. betapa besar payudaranya dan putingnya masih memerah, sebab dia kan masih perawan. Tanpa malumalu aku lanjutkan untuk mengeroki punggungnya. Setelah selesai semua aku bilang, Sudah Nov.. sudah selesai. Tanpa kusadari Novi membalikkan badannya dengan telentang. Sekarang bagian dadaku Mas tolong dikerik sekalian. Aku senang bukan main. Jelas buah dadanya yang ranum padat itu tersentuh tanganku. Aku berkalikali berkata, Maaf Dik yach.. aku nggak sengaja kok.. Nggak apaapa Mas.. teruskan saja.
Hampir selesai kerokan dadanya, aku sudah kehilangan akal sehatku. Aku pegang payudaranya, aku eluselus. Si Novi hanya diam dan memejamkan matanya.. lantas aku ciumi buah dadanya dan kumainkan pentilnya. Novi mendesis, Mas.. Mas.. ahh.., ah ah ahh.. Terus aku kulum putingnya, tanganku pun nggak mau ketinggalan bergerilnya di vaginanya. Pertama dia mengibaskan tanganku dia bilang, Jangan Mas.. jangan Mas.. Tapi aku nggak peduli.. terus saja aku masukkan tanganku ke CDnya, ternyata vaginanya sudah basah sekali. Lantas tanpa diperintah oleh Novi aku buka rok dan CDnya, dia hanya memejamkan matanya dan berkata pelan, Yach Mas.. Kini Novi sudah telanjang bulat tak pakai apaapa lagi, wah.. putih mulus, bulunya masih jarang maklum dia baru umur 20 tahun tamat SMA. Poker Uang Asli SalamPoker Lantas aku mulai menciumi vaginanya yang basah dan menjilati vaginanya sampai aku mainkan kelentitnya, dia mengerang keenakan, Mas.. ahh.. uaa.. uaa.. Mas..
Dan mendesisdesis kegirangan, tangan Novi sudah gatal ingin pegang penisku saja. Lantas aku berdiri, kubuka baju dan celanaku kemudian langsung saja Novi memegang penisku dan mengocok penisku. Aku suruh dia untuk mengulum, dia nggak mau, Nggak Mas jijik.. tuh, nggak ah.. Novi nggak mau. Lantas kupegang dan kuarahkan penisku ke mulutnya. Jilatin saja coba.. pintaku. Lantas Novi menjilati penisku, lamakelamaan dia mau untuk mengulum penisku, tapi pas pertama dia kulum penisku, dia mau muntah Huk.. huk.. aku mau muntah Mas, habis penisnya besar dan panjang.. nggak muat tuh mulutku. katanya. Isep lagi saja Nov.. Lantas dia mulai mengulum lagi dan aku menggerayangi vaginanya yang basah. Lantas aku rentangkan badan Novi.
Rasanya penisku sudah nggak tahan ingin merenggut keperawanan Novi. Novi.. Mas masukkan yah.. penis Mas ke vaginamu, kataku. Novi bilang, Jangan Mas.. aku kan masih perawan. katanya. Aku turuti saja kemauannya, aku tidurin dia dan kugesekgesekkan penisku ke vaginanya. Dia merasakan ada benda tumpul menempel di vaginanya, Mas.. Mas.. jangan.. Aku nggak peduli, terus kugesekkan penisku ke vaginanya, lamakelamaan aku mencoba untuk memasukkan penisku ke vaginanya. Slep.. Novi menjerit, Ahk.. Mas.. jangan..
Aku tetap saja meneruskan makin kusodok dan slep.. bles.. Novi menggeliatgeliat dan meringis menahan sakitnya, Mas.. Mas.. sakit tuh.. Mas.. jangan.. Lalu Novi menangis, Mas.. jangan dong.. Aku sudah nggak mempedulikan lagi, sudah telanjur masuk penisku itu.
Lantas aku mulai menggerakkan penisku maju mundur. Ah.. Mas.. ah.. Mas.. Rupanya Novi sudah merasakan nikmat dan meringisringis kesenangan. Mas.. Aku terus dengan cepatnya menggenjot penisku maju mundur. Mas.. Mas.. Dan aku merasakan vagina Novi mengeluarkan cairan. Rupanya dia sudah klimaks, tapi aku belum. Aku mempercepat genjotanku. Terus Mas.. terus Mas.. lebih cepat lagi.. pinta Novi. Tak lama aku merasakan penisku hampir mengeluarkan mani, aku cabut penisku (takut hamil sih) dan aku suruh untuk Novi mengisapnya. Novi mengulum lagi dan terus mengulum ke atas ke bawah. Hem.. hem.. nikmat.. Mas.. Aku bilang, Terus Nov.. aku mau keluar nich.. Novi mempercepat kulumnya dan.. cret.. cret.. maniku muncrat ke mulut Novi. Novi segera mencabut penisku dari mulutnya dan maniku menyemprot ke pipi dan rambutnya. Ah.. ah.. Novi.. maafkan Mas.. yach.. aku khilaf Nov.. maaf.. yach! Nggak apaapa Mas.. semuanya sudah telanjur kok Mas.. Lantas Novi bersandar di pangkuanku. Kuciumi lagi Novi dengan penuh kesayangan hingga akhirnya aku dan Novi pulang dan setelah itu aku pun masih menanam cinta diamdiam dengan Novi kalau istriku pas tidak ada di rumah.




Kepala Sekolah Kucing Garong Part 2

Lanjutan

Aku dan teman-teman suka bisik-bisik membicarakan tetek Bu Kantin yg memang gede. Bahkan diam-diam aku suka mencuri pandang ke busungan buah dadanya yg agak terbuka saat ia memakai baju yg belahan di bagian dadanya agak terbuka. Bahkan Bondan, temanku yg dikenal paling badung di sekolah, pernah sengaja tetap berdiri di pintu kamar Bu Lastri yg sempat saat wanita itu hendak lewat. Akibatnya tubuh Bondan dan Bu Lastri menjadi sangat rapat dan saling berdesakan.
“Sudah emak-emak tapi toket Bu Merry sangat mantap bro,” kata Bondan setelah itu.

Bondan mengaku, tetek Bu Lastri yg menyentuh lengannya terasa hangat dan empuk. Setelah melihat adegan seks di film BF seorang ibu ngentot dengan anaknya, kalau lagi horny diam-diam aku suka membaygkan Bu Kantin. Membaygkan nikmatnya meremasi susunya yg gede. Juga membaygkan ngentot dengan wanita berusia 52, seperti yg dilakukan seorang bocah belasan tahun bersetubuh dengan Nyonya Merry.


Sejak kematian Pak Munib, mantan suaminya yg bekerja sebagai tukang kebun dan penjaga sekolah dua tahun lalu, Bu Lastri tetap menjadi pengelola kantin dan tinggal di bangunan belakang sekolah. Posisinya sebagai pengelola kantin memang sempat nyaris tergusur gara-gara ada pihak luar yg mengajukan diri ke pihak yayasan. Namun entah bagaimana ceritanya hingga kini ibu dari satu anak dan tiga orang cucu yg konon transmigrasi ke luar Jawa itu tetap diperkenankan menempati rumah dinas penjaga sekolah dan mengelola kantin. Bahkan penjaga sekolah yg baru tidak mendapat jatah rumah dinas dan dibebaskan jaga malam hari.

Saat sampai di sekolah, seperti yg kuduga, pintu gerbang depan sekolah. Satu-satunya jalan masuk lain adalah lewat pintu belakang yg sengaja dibuat untuk akses keluar masuk Bu Lastri ke dlm kompleks sekolah bila sudah tidak ada kegiatan belajar. Tapi apa mungkin pintunya tidak dikunci bila Bu Lastri sudah di dlm rumah? Pikirku membathin.

Untung lokasi sekolah relatif jauh dengan pemukiman penduduk. Aku menjadi leluasa menuju ke tembok pagar bagian bangunan sekolah yg banyak ditumbuhi pohon pisang. Setelah memarkir motor di tempat yg kuanggap aman, kudekati pintu belakang. Dugaanku tidak meleset, pintu belakang pun tertutup rapat dan tergembok dari dlm. Mustahil kalau aku harus berteriak-teriak memanggil Bu Lastri dari luar pagar. Bisa-bisa malah dianggap maling atau orang yg hendak berbuat jahat.

Di tengah kekalutan membayangkan sikap kakaku yg tengah kehilangan laptop, kulihat setumpuk lonjoran bambu di dekat pematang. Mungkin milik petani sayuran yg hendak membuat pagar pagar untuk tanamannya. Aku menemukan akal. Ada pohon mangga di dlm lingkungan sekolah yg dahannya menjorok ke luar di atas pagar tembok. Maka kupakai beberapa batang bambu untuk panjatan naik ke atas tembok. Meski agak sulit akhirnya aku berhasil naik dan masuk ke lingkungan sekolah melalui pohon mangga.

Aku langsung menuju ke lokasi kantin yg juga menjadi tempat tinggal Bu Lastri. Namun langkahku tercekat. Di pelataran halaman kantin terlihat sebuah sepeda onthel kuno terparkir. Padahal aku tahu Bu Kantin sama sekali tidak memiliki kendaraan. Karena curiga, kudekati lokasi sepeda terparkir dengan berjalan mengendap. Ternyata sepeda onthel milik Pak Ilham. Aku bisa mengenali setelah melihat dlm jarak cukup dekat. Dan aku yakin sepeda itu miliknya setelah melihat adanya aksesoris bel berbentuk bulatan besar yg terpasang di stangnya. Pak Ilham yg merupakan salah satu aktivis klub sepeda onthel di kotaku, selalu membanggakan bentuk bel sepeda kuno yg dimilikinya.

Ada apa apa Pak Ilham malam-malam ada di rumah Bu Lastri? Tetapi lampu di ruang tamu Bu Kantin terlihat tidak menyala. Membuatku semakin penasaran. Sebab selain ruang tamu, tidak ada lagi tempat yg bisa dipakai untuk menerima tamu. Kecuali tamunya masuk ke kamar Bu Lastri. Menyadari hal itu rasa ingin tahuku semakin menjadi.

Bersambung


Bercinta Dengan Mama Ku & Kakak Ku Part 1

Cerita Panas saat Bercinta Dengan Mama Ku & Kakak ku ,akan ku ceritakan pengalaman ku , aku memiliki 2 saudara kandung dan saat ini Papa ku sedang berada di luar kota karena dinas pekerjaan.

Mamaku seorang wanita yang sangat menarik, wajahnya cukup cantik, kulitnya mulus, tapi aku nggak pernah kepikiran untuk menyetubuhinya, hingga pada suatu siang, aku nggak kekampus, adikku masih disekolah, sedangkan kakakku ada dikamarnya.

“Ataa…kemari sebentar, sayang!” Terdengar suara mama memanggilku dari arah kamar mandi. Aku langsung bergegas kesana,
“Ada apa, mama?” Tanyaku.

“Sayang, tolong diputar kran air ini, keras sekali” Mama hanya mengenakkan handuk yang tidak terlalu lebar di tubuhnya. Paha mulusnya terlihat jelas, serta belahan dadanya yang indah nampak juga. Darahku sempat berdesir menyaksikan pemandangan itu.Aku langsung menuju keran air dan memutarnya, ternyata keran itu benar-benar keras. Aku mengerahkan semua tenagaku, dan akhirnya air memancar dengan deras sehingga mengenai sebagian pakaianku.
“Aku jadi basah nih mama” Kataku.

“Buka aja pakaian kamu, biar nanti mama yang nyuciin” Aku langsung membuka pakaianku kecuali celana dalam yang aku kenakan.


“Itu juga kan basah, dibuka aja sekalian” Kata mama. Aku jadi malu telanjang didepan mama. Akhirnya aku melepaskan celana dalamku. Batang penisku setengah berdiri menggelantung di selangkanganku. Mama tersenyum,

“Wah, besar juga anu kamu” Wajahku memerah, mama kemudian melepas handuknya dan memberikannya padaku

“Nih keringin tubuh kamu dengan ini”. Aku sangat terkejut, mama tidak memakai BH dia hanya mengenakkan CD saja. Buah dadanya yang bulat indah terpamapang jelas didapan mataku.

“Kok kamu jadi bengong begitu, belum pernah liat yang ginian yah?” Mukaku tambah merah. Mama kemudian membalikkan tubuhnya dan segera mandi dengan air yang memancar dari shower.
Aku belum beranjak sedikitpun.

“Nak, tolong punggung mama disabunin”. Aku mengambil sabun cair, dan mulai menggosokkan punggung mama. Aku rasakan kulit mama yang masih kencang dan lembut. Punggung mama yang mulus aku gosok namun bisa desebut membelai dari pada menggosok punggung mama.

Kami menghadap sebuah cermin besar yang ada dikamar mandi, hingga bagian depan tubuh mama terlihat jelas dengan payudara yang masih kencang dan besar juga putting payudara mama yang berwarna coklat tua namun sangan indah dan kontras dengan kulit mama yang putih. Mama memejamkan matanya menikmati usapanku. Jantungku berdetak keras tanda deras nya aliran darah di dalam tubuhku yang membangkitkan hormon kejantananku dan juga nafsu yang semakin naik.

Dengan tangan yang agak gemetar aku mulai memutar gosokan tanganku di punggung mama agak ke dapan dan membelai bagian sisi tubuh mama. Aku semakin tak dpat mengontrol nafsu dan libidoku. Jiwa ku bergejolak antara tidak atau lakukan untuk mulai merangsang mama. Namun pertahanan iman ku jebol juga. Aku dekatkan tubuhku yang bugil makin mendekat tubuh mama, dan aku dekatkan kepalaku ke leher mama. Lalu kemudian kuberanikan diri untuk muncium leher mama, tanganku mulai meremas buah dadanya pengen sekali aku masukan kontol ku kedalam memek nya.

“Jangan, sayang, ini mama kamu”. Tapi mama tidak berusaha untuk melemaskan diri. Aku terus meremas-remas buah dadanya. Aku rasakan buah dada mama yang kenyal dan empuk. Dengan sabun yang masih ada di telapak tanganku, buah dada mama terasa sangat licin namun aku sangat menikmati remasanku di payudara mama. Mama memejamkan matanya dan bibirnya mulai terbuka dan aku melihat mama menggigit bibir nya sendiri, mungkin mama juga menikmati perlakuan aku, anak kandung nya sendiri. Poker IDN

“Oohh..sshh..jangaann, Ataaa..”. Tiba-tiba mama sadar, ia berbalik kearahku, mukanya sangat marah dan.. “Plaakk” tangan kirinya menamparku. Aku dan mama kemudian diam seribu bahasa. Lalu mama bersuara..

“Apa yang kamu lakukan tadi, kamu mau menyetubuhi mama?”. Aku masih diam. Mama maju mendekatiku, aku jadi takut kalau mama akan menamparku lagi. Aku semakin tak karuan karena ketakutan. Ingin rasanya aku langsung lari keluar dan tidak akan bertemu mama lagi, namun..

“Kalo kamu mau begitu, baiklah, terus terang mama juga terangsang dan ingin merasakan batang penis kamu ini, tapi jangan sampai orang lain tahu.” Mama berkata sambil memegang batang penisku yang sudah tegang.

Seperti mendengar petir di siang bolong..!! nafsu ku yang sudah tidak dapat aku kontrol akhirnya mendapat penyaluran nya dan gejolak jiwaku lepas sudah saat mendengar perkataan mama tadi. Aku langsung memeluknya, saat tubuh bugil ku bersentuhan dengan tubuh bugil mama yang basah seakan ada hentakan listrik di dalam tubuhku. Kulit tubuh mama yang lembut kini bersentuhan kulit tubuhku. Libido ku naik hingga puncakya. Dan entah apa yang dapat aku lukiskan dengan kata-kata saat aku mencium bibir mama.

Bibir ku bersentuhan dengan bibirnya, ku cium dengan penuh nafsu, mama pun membalasnya dengan liar. “Mmmmmhh..mmmhhh”. Lidah kami saling beradu satu sama lain. Tubuh kami saling berhimpit, buah dada mama menekan di dadaku,terasa hangat dan sensasi yang mama berikan sangat indah dan nikmat. Penisku juga menekan bagian bawah perut mama yang masih terbilang agak rata walaupun ada sedikit menggembung. Aku rasakan kehangatan tubuh mama walaupun tubuh kami dalam keadaan basah.Tangan mama megusap penisku.

“Itu juga kan basah, dibuka aja sekalian” Kata mama. Aku jadi malu telanjang didepan mama. Akhirnya aku melepaskan celana dalamku. Batang penisku setengah berdiri menggelantung di selangkanganku. Mama tersenyum,

“Wah, besar juga anu kamu” Wajahku memerah, mama kemudian melepas handuknya dan memberikannya padaku

“Nih keringin tubuh kamu dengan ini”. Aku sangat terkejut, mama tidak memakai BH dia hanya mengenakkan CD saja. Buah dadanya yang bulat indah terpamapang jelas didapan mataku.

“Kok kamu jadi bengong begitu, belun pernah liat yang ginian yah?” Mukaku tambah merah. Mama kemudian membalikkan tubuhnya dan segera mandi dengan air yang memancar dari shower.
Aku belum beranjak sedikitpun.

“Nak, tolong punggung mama disabunin”. Aku mengambil sabun cair, dan mulai menggosokkan punggung mama. Aku rasakan kulit mama yang masih kencang dan lembut. Punggung mama yang mulus aku gosok namun bisa desebut membelai dari pada menggosok punggung mama.

Kami menghadap sebuah cermin besar yang ada dikamar mandi, hingga bagian depan tubuh mama terlihat jelas dengan payudara yang masih kencang dan besar juga putting payudara mama yang berwarna coklat tua namun sangan indah dan kontras dengan kulit mama yang putih. Mama memejamkan matanya menikmati usapanku. Jantungku berdetak keras tanda deras nya aliran darah di dalam tubuhku yang membangkitkan hormon kejantananku dan juga nafsu yang semakin naik.

Dengan tangan yang agak gemetar aku mulai memutar gosokan tanganku di punggung mama agak ke dapan dan membelai bagian sisi tubuh mama. Aku semakin tak dpat mengontrol nafsu dan libidoku. Jiwa ku bergejolak antara tidak atau lakukan untuk mulai merangsang mama. Namun pertahanan iman ku jebol juga. Aku dekatkan tubuhku yang bugil makin mendekat tubuh mama, dan aku dekatkan kepalaku ke leher mama. Lalu kemudian kuberanikan diri untuk muncium leher mama, tanganku mulai meremas buah dadanya pengen sekali aku masukan kontol ku kedalam memek nya.

“Jangan, sayang, ini mama kamu”. Tapi mama tidak berusaha untuk melemaskan diri. Aku terus meremas-remas buah dadanya. Aku rasakan buah dada mama yang kenyal dan empuk. Dengan sabun yang masih ada di telapak tanganku, buah dada mama terasa sangat licin namun aku sangat menikmati remasanku di payudara mama. Mama memejamkan matanya dan bibirnya mulai terbuka dan aku melihat mama menggigit bibir nya sendiri, mungkin mama juga menikmati perlakuan aku, anak kandung nya sendiri.

Bersambung

Jebol Perawan Gadis Berhijab

Jebol Perawan Gadis Berhijab

Suatu hari, aku bertemu dengan rekan sesama hunter yang sedang berkunjung dikota aku. Ternyata pengalamannya mencari gadis gadis berjilbab sangat banyak, apalagi gadis2 penjaga toko yang berjilbab, namun bisa dipakai (bispak).
Akhirnya aku diajak oleh Doni, rekan aku itu untuk diajari cara mencari gadis bispak berjilbab. Katanya, yang penting kita berani kenalan. Kalo mereka udah mau diajak kenalan, dan juga mau diajak pulang bareng, sudah jelas mereka adalah gadis yang bisa dipakai. Akhirnya kami langsung menuju ke daerah barat kotaku, dimana banyak pertokoan. Poker Uang Asli
Sesampainya di sana toko-toko sudah mau tutup, dan kami memasuki salah satu toko serba ada di sana. Langsung saja aku menuju counter pakaian, sambil berkeliling pura-pura mau membeli pakaian. Kebetulan toko sudah sepi karena mau tutup, dan pengunjungnya hanya beberapa orang. “Mau cari baju apa Mas?” tanyanya. Waktu aku lihat ke arah suara tadi, ternyata wanita penjaga counter yang cantik dan lugu. Jilbab seragam yang tipis dan halus dan baju kaos berkerah ketatnya membuatku hampir ngiler. Situs Domino Qiuqiu Online
“Ini Mbak, mau cari jeans ini yang nomor 32 ada nggak ya?” tanyaku. Si Mbak berjilbab itu pun mencarikan jeans yang aku maksud. Karena letaknya di bagian bawah, maka si Mbak berjilbab itu mencari dengan membungkukkan badan. Karena roknya yang agak ketat, pantatnya yang semok terlihat jelas didepanku, sampai terlihat alur celana dalamnya. “Wah gile bener nih.. semok banget.” Pikiran aku jadi ngeres nggak karuan lihat pemandangan di depan aku.

Baca Juga : 
Pelayanan Plus Dari Pelayan Hotel
“Yang ini Mas?”, tanyanya.
“Oh.. ya..”, jawabku.
Lalu si Mbak berjilbab pun menuliskan bon untuk dikasihkan ke kasir.
“Mmm.. Mbak.. boleh tahu namanya?” tanyaku mengawali pembicaraan.
“Afi”, katanya.
“Andre”, kataku sambil mengulurkan tanganku.
“Ini Mas bonnya”, katanya.
“Makasih, mmh.. Mbak pulang jam berapa?” tanyaku.
“Ntar jam 9.30?, jawabnya.
“Ada yang nganter?” tanyaku lagi.
“sendirian, cuman dekat mas” tanya Afi menantang.
“Wah, kebetulan, mau dianter?”, jawabku mantap.
“emm… boleh deh..” jawabnya sambil tersenyum. Waaaa ini dia mangsa baru jawab aku.
Tak lama kemudian ada pengumuman bahwa toko mau tutup, dan aku pun membayar barang belanjaan, dan menunggu bersama teman di depan pintu tempat karyawan toko keluar. Tak lama kemudian terlihatlah Gadis berjilbab itu menuju ke arahku.
“Kelamaan nunggunya ya Mas?” tanyanya.
“Wah, kalau nunggu wanita secakep Afi sih rasanya sangat lama”, kataku.
“Ah mas bisa aja..” kata Afi sambil tersipu malu.
Kami bertiga pun meninggalkan toko tersebut.
“Emang Afi rumahnya di mana?” tanyaku.
“Aku di Jalan XXX”, katanya.
“Oohh, okelah!” jawabku. Agen IDN Poker
Kami pun menuju tempat parkir dan aku starter Genio tahun 90-an yang sudah menemani aku selama 5 tahun ini.
“Mas, aku turun di sini Mas..” kata Doni saat mobil melewati panti pijat di Jalan
Dan mobil pun kuhentikan, Doni turun langsung masuk ke panti pijat. Wah ini anak memang gila beneran.
“Itu sudah deket kok Mas, kost Afi”, kata gadis berjilbab itu.
“Yah kiri, di situ.” katanya lagi.
Kami pun turun, saat di tempat kos, penghuninya sudah tidur semua, tapi karena Afi memiliki kunci sendiri, kami pun tak ada kesulitan untuk masuk. Aku berjalan dibelakangnya, menelan ludah melihat kemontokan pantat gadis manis berjilbab itu.
“silakan duduk dulu Mas!” kata gadis berjilbab itu.
Lalu Afi pun pergi ke dapur membuat minuman. Kamarnya ukurannya 3 X 4 meter, di dalam hanya ada televisi, VCD, sama kursi. Meja dan tempat tidur. Tempat tidurnya diletakkan di bawah di atas karpet. Kubuka2 koleksi VCD-nya, wah ini ada VCD xx-nya.
Pas aku lihat 2 VCD, Gadis berjilbab itu pun masuk dengan membawakan segelas STMJ dan memakai kaos lengan panjang ketat, jilbab cekak biru dan rok panjang hitam berbahan halus.
“Wah, semakin kelihatan seksi nih anak”, pikirku.
“Nih diminum Mas, biar anget”, kata gadis berjilbab itu.
“Nin.. kamu suka ya lihat film-film macem ginian?” tanyaku.
“emang itu VCD apa mas?” kata Gadis berjilbab itu sambil terlihat bingung. “Punya temen kost, kali…. Biasanya emang mereka suka nonton film disini kalo aku lagi kerja..” jawab gadis berjilbab itu lugu. Aku semakin bernafsu. Wah, kebetulan, bisa diajak nonton kayak gini.
“mas stel yah? Kali aja bagus..”kataku. .
“Yah, gapapa…” kata Afi.
Aku pun mulai menyalakan VCD dan menontonnya. Dasarnya VCD hardcore, langsung saja yang ditampilkan seorang wanita yang diikat tangan kakinya di ranjang dan ditutup matanya, disetubuhi oleh lelaki dengan nafsunya. “Ahh.. no.. no.. uhshh..” jerit wanita tersebut sambil menggoyang-goyangkan pinggulnya. “waduh, kok film kayak gitu,mas…”, kata Afi sambil kelabakan.
“udah, gapapa… kita tonton aja, yuk…” kataku sambil memegang pergelangan tangannya dan menariknya pelan duduk disampingku. Akhirnya Gadis berjilbab itu pun mau duduk di samping aku. Terlihat lagi kemudian ikatan tali itu dilepas, dan si wanita menungging, dan si lelaki berdiri di belakangnya, dan mulai menyetubuhinya dengan gaya doggy. Poker Deposit 10 Ribu
“Ohh.. yess.. ahh.. ahh.. yess.. yess..” jerit wanita tersebut.
Afipun terlihat serba salah. Cara duduknya berubah2, namun matanya terpaku kepada layar TV. Nampaknya gadis cantik berjilbab ini mulai menyukai seks. Pelan-pelan aku merangkul pinggulnya yang sekal. Gadis itu diam saja, sambil matanya tetap terpaku di layar TV. Pelan kutarik Afi duduk semakin mendekat ke tubuhku, sampai dada Gadis berjilbab itu bergesekan dengan lenganku. Afi diam saja. Dari bibir indahnya terdengar sedikit desahan pelan. Nafasnya juga mulai berat.
“Wah, kayaknya dia terangsang nih”, pikir aku. Kemudian adegan pun semakin seru, si wanita menggoyang maju mundurkan pantatnya mengimbangi laju kemaluan laki-laki tersebut kedalam kemaluannya.
“Oohh baby, yess.. ahhk”, jerit wanita tersebut dan Gadis berjilbab itu pun semakin menggesekkan dadanya ke lenganku dan akhirnya aku beranikan diri untuk memegang dada Afi, Gadis berjilbab itu tiba2 melihat padaku. Mata kami saling menatap. Kulihat matanya sayu penuh birahi. Aku remas dadanya, “jangan mas..” rintih Afi pelan. Namun aku tahu, itu hanya kata2 saja. Tubuhnya tidak benar2 berontak, dan tatapan matanya justru semakin sayu birah.. aku terus meremas dada ranumnya dari luar kausnya, dan perlahan ku beranikan diri untuk mencium bibirnya, beberapa saat, dibalas dengan ciuman pula oleh Gadis berjilbab itu.
Akhirnya aku dan Afi terlibat dalam acara pagut memagut yang sangat seru. Jilbabnya sudah lusuh kuremasi. Lidah kami saling melilit satu sama lain. Kemudian kusibakkan kaos ketat lengan panjang Gadis berjilbab itu pelan2. Setelah kaosnya tersibak memperlihatkan bra yang menampung buas dada sekalnya, kuciumi lagi wajah gadis cantik berjilbab itu serta kurapihkan lagi jilbabnya yang sedikit berantakan. Aku benar2 terangsang dengan gadis2 yang memakai jilbab. Langsung aku menciumi bibirnya dengan ganas, “Mmm”, dan dibalas dengan ganas pula oleh Gadis berjilbab itu.
Kemudian Afi pun mendesah, “Oohh.. shh.. shh”, dan kemudian aku buka kaitan bra Afi dengan gigi aku dan terpampang di depan mata aku gundukan gunung kembar berbentuk kerucut dengan puncaknya berwarna merah muda milik gadis berjilbab cantik yang lugu itu. Langsung aku jilati dari lembah gunung kembar tersebut terus menuju ke puncaknya.
“Aakhh.. okhh.. Mas.. shh.. jangann.. jangan Mas.. jangan.. jangan… hentikan Mas..”
hanya kata itu yang keluar dari bibir Gadis berjilbab itu. Wah masih pura2 gak mau juga ni cewe, padahal udah2 jelas2 dia mau kok.
Tak lama kemudian ujung gunung kembar itupun berubah menjadi keras seperti penghapus pensil dan semakin keras saja. Selanjutnya habis mengerjakan tugas di puncak gunung, aku turun sedikit menuju lembah dan tepat di atas pusar aku jilati lagi.
“Wah tubuhmu memang lezat, , mmh.. slurpp”, kata aku sambil menjilat dan menghisap-hisap tubuhnya.
“Ahh.. shh.. ukhh.. ss..” desah Afi.
Kemudian aku mulai menyibak rok panjang Afi keatas dan membuka celana dalam warna kremnya. Dan akhirnya, aku langsung turun ke daerah selangkangan Afi.
Posisinya sekarang tidur di sofa dengan jilbab rapi masih dikenakan, namun buah dadanya sudah terhidang rapi tanpa ditutupi apapun. kaki gadis cantik berjilbab itu mengangkang membentuk huruf M dan aku duduk di bawah dan menjilati pangkal paha Gadis berjilbab itu.
“Mmm.. mm.. slurpp.. mmh.. aku jilati seluruh permukaan rambut di daerah segitiga terlarang tersebut di situ tumbuh dengan lebatnya rambut-rambut halus bagaikan hutan tropis Kalimantan sebelum kebakaran. Kujilati hingga rambut di situ basah semua, dan kemudian aku menuju ke bibir kemaluan Afi. Kujilati bibir-bibir indah tersebut dengan ganasnya, “Okhh.. akkhh…. Mas.. ahh..” desah Gadis berjilbab itu sambil mengangkat pinggulnya.
Kemudian kusingkap kedua bibir untuk mengetahui rahasia di dalam kemaluan Afi. Terlihat dengan jelas tonjolan daging yang ada di dalamnya dan kujilati dengan lidahku.
“Ohh…. akhh.. oukhh.. akk”, jerit Gadis berjilbab itu saat aku jilati daging, yang biasa disebut klitoris.
Setelah menjilati daging tersebut, kumasukkan tanganku ke dalamnya terasa ada yang menyedot jariku. dan kugesek-gesekkan jari-jariku ke dalam kemaluan Afi dan terasa daging yang bergelombang-gelombang di dalamnya. Mungkin ini yang disebut G-spot pikir aku. Langsung saja aku korek-korek daerah itu. Gadis berjilbab itu pun semakin tak terkendali,
“Aahh.. sshh.. ohkk.. uhh.. yess, Mas … ahkkh..” jerit Afi semakin nggak jelas.
Aku semakin memperbesar frekuensi mengobrak-abrik daerah tersebut, yang makin lama terasa semakin basah dan semakin menyedot-nyedot jariku. Tak lama kemudian,
“Ohh.. Mas.. shh.. akkhh..” jerit Gadis berjilbab itu mengejang tanda mencapai klimaks, dan jariku di dalamnya pun semakin basah oleh semburan air dari dalam kemaluannya. Kemudian ku keluarkan tangan aku dari cengkeraman kemaluan nya dan menciumi Gadis berjilbab itu. “Sudah puas belum?” tanya aku. Gadis berjilbab itu pun tersenyum. Wajah lugunya yang masih terbalut jilbab terlihat sangat puas.
Kemudian karena aku juga ingin dipuaskan, segera kubimbing Afi duduk, aku langsung melepaskan celanaku dan duduk di sofa, pelan aku tarik gadis cantik itu mendekat sampai wajahnya berada dihadapan penis aku yang telah tegak perkasa.
“ayo, jilat ..” kataku menyemangati sambil sedikit menarik jilbab Afi agar wajahnya semakin mendekat ke penis aku. dan Afi pelan2 menjulurkan lidahnya, mulai menjilati kemaluan aku. Gadis berjilbab itu aku tuntun menjilati kantung kemaluan aku. Matanya sekali-kali melirik ke arahku, seolah ingin memastikan jilatannya memang memuaskan aku. Kemudian Afi menjilati batangan ku yang 7 inchi menyusuri jejak urat-urat yang menonjol di situ. Aku cuma bisa bilang, “Ahh.. ohh.. shh”, saat Gadis berjilbab itu menjilati batangan aku.
Afi pun lalu mulai menjilati kepala kemaluan aku yang seperti helm astronot sambil memainkan lubangnya dengan lidah yang menari-nari di atasnya. kemaluan aku pun semakin tegang saja, dan kemudian Afi mulai memasukkan dan mengeluarkan kemaluanku di dalam mulut Gadis berjilbab itu dengan frekuensi tinggi, sehingga dengan gerak reflek aku maju mundurkan kemaluan aku sambil memegangi Gadis itu yang masih berjilbab. Setelah hampir 6 menit berlalu. Aku cukup merasa puas mengerjai wajah dan mulut Afi, segera dengan sedkit kasar aku hempaskan gadis berjilbab itu kembali terlentang disofa.
Kemudian kuambil kondom special bawaan dari jakarta. Ketika kukenakan di kemaluan, Afi sempat tertawa mengikik. “lucu seperti ikan lele, ada sungutnya.” Kata gadis berjilbab itu dengan lugunya. Afi terlihat sudah pasrah, bahkan terlihat tidak sabar dengan tidur telentang dan kaki Gadis berjilbab itu membentuk huruf M. kugesek2kan kepala penis aku untuk melumasinya sambil melontarkan pertanyaan kotor, “kamu udah gak perawan yah,?” wajahnya yang merah padam karena birahi terlihat menatapku tajam, namun lalu mengangguk. “dasar..” kataku,
Langsung aku masukkan kemaluan aku ke dalam kemaluan Gadis berjilbab itu. Wah, ternyata masih seret juga nih lubangnya pikir aku. Dan dengan dorongan sedikit tenaga masuklah batang aku ke dalam cengkraman kemaluan Afi. Aku dorong keluar masuk kemaluanku ke dalam kemaluan Gadis berjilbab itu.
“Aahh.. oohh.. shh.. akhh.. shh…. Mas.. ahh..” desah Afi semakin tak beraturan.
Kemudian aku berhenti, kemaluan aku di dalam kemaluan Gadis berjilbab itu dan memainkannya seperti orang sedang menahan air pipis. “Ih.. kamu nakal.. Mas..” dan Afi ganti membalasnya dengan perlakuan seperti aku. Saat Afi melakukan hal tersebut, kemaluan Gadis berjilbab itu terasa menjepit-jepit seluruh batang kemaluan aku secara periodik, dan membuat aku tak bisa mengendalikan diri.
Kemudian aku genjot lagi kemaluan aku dan menggesekkan sungut-sungut pada kondom, sepertinya membuat sensasi tersendiri pada kemaluan Afi, “Ahh.. oohh.. Mas.. sungut lelemu.. ohkss.. akk.. yes ahh.. ohkk..” jerit Afi menikmati sungut lele dan ia pun menggoyangkan pinggulnya semakin kuat dan berbunyi kecipak-cipak saat aku memasuk-keluarkan kejantanan aku di dalam kewanitaan Gadis berjilbab itu yang makin basah.
Setelah 15 menit kemudian Afi mendesah, “Mas.. ouchh.. akuu.. mmaauu.. akh, sampaii.” Tak lama kemudian terasa tumpahan cairan dari kemaluan Afi membuat batang kemaluan aku panas dan terasa ada yang menghisap-hisap kemaluanku yang membuat aku tak bisa mengendalikan diri, dan keluarlah lahar panas dari kemaluan aku pada kantong kondom di dalam kemaluan Gadis berjilbab itu. Kami berdua pun lemas dalam kenikmatan. Aku biarkan kemaluan aku di dalam kemaluan Afi sampai hilang hisapan-hisapan dari kemaluan Gadis berjilbab itu.
Kemudian kukeluarkan kemaluan aku dan aku lepas kondom dan aku berikan ke Afi. “Nih, sumbangkan ke bank sperma”, kata aku. Gadis berjilbab itu pun tersenyum genit, dan pergi ke kamar mandi untuk membuang kondom tersebut. Kemudian kami pun tertidur dengan tubuh tanpa busana sampai keesokan harinya.
Pagi hari ketika gadis berjilbab itu bangun dan membersihkan diri, segera kuserbu dia dari belakang dan kembali memberi gadis lugu berjilbab itu kenikmatan untuk kesekian kali. Sangat nikmat ternyata, seorang gadis penjaga toko berjilbab.
Back To Top